Desa Tenganan Bali

Selamat datang di Desa Tenganan, sebuah permata budaya yang tersembunyi di Pulau Bali, Indonesia! Artikel ini akan membawa Anda menyelami pesona dan sejarah Desa Tenganan, serta mengungkap keindahan bangunannya yang unik. Selain itu, Anda juga akan mengetahui informasi tentang akses, lokasi, fasilitas, keunikan budaya, dan harga tiket untuk merasakan keajaiban budaya di desa ini.

Sejarah Desa Tenganan Bali

Desa Tenganan merupakan salah satu desa adat tertua di Bali, yang telah ada sejak lebih dari seribu tahun yang lalu. Dalam sejarahnya, Desa Tenganan dihuni oleh masyarakat Bali yang beragama Hindu dari suku Bali Aga, yang percaya sebagai keturunan bangsa Bali kuno sebelum adanya pengaruh Hindu dari luar pulau. Desa ini dikenal karena masyarakatnya yang menjaga tradisi dan adat-istiadat Bali dengan sangat teguh.

baca juga : Benteng Vredeburg Solo: Pesona Di Kota Surakarta

Di era modern, para penduduk Desa Tenganan tetap mempertahankan adat dan kebiasaan leluhur mereka, seperti sistem sosial berbasis gotong royong, serta kerajinan tangan khas mereka, seperti tenun kain geringsing. Geringsing adalah sebuah kain khas Bali yang sulit didapatkan dan dianggap memiliki kekuatan magis. Kain ini dianggap sakral dan hanya digunakan dalam upacara adat khusus.

Lokasi dan Akses ke Desa Tenganan

Desa Tenganan terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, sekitar 5 kilometer dari kota Candidasa. Akses ke desa ini cukup mudah dengan menggunakan kendaraan pribadi atau taksi dari berbagai tempat wisata di Bali, seperti Ubud, Sanur, atau Kuta. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, parkir tersedia di dekat pintu masuk desa.

Keindahan Bangunan Unik

Desa Tenganan memiliki arsitektur tradisional Bali yang khas dan unik. Rumah-rumah adat dengan dinding berpulas dari anyaman bambu dan atap dari alang-alang memberikan pesona tradisional yang kental. Selain rumah-rumah adat, di tengah desa terdapat balai adat tempat dilaksanakannya upacara dan pertunjukan budaya Bali, yang menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik dengan kehidupan dan budaya lokal.

Fasilitas dan Keunikan

Desa Tenganan menyajikan pengalaman yang unik bagi para pengunjung. Anda dapat menyaksikan proses menenun kain geringsing yang rumit dan indah oleh perempuan Tenganan. Kain geringsing dianggap sebagai kain suci yang memiliki kekuatan magis dan dipakai dalam upacara adat khusus. Wisatawan juga diperbolehkan membeli kain geringsing yang mereka suka, namun biasanya harganya cukup mahal karena proses pembuatannya yang memakan waktu dan tenaga.

Selain itu, Anda juga dapat membeli berbagai kerajinan tangan, seperti anyaman bambu, ukiran kayu, dan pernak-pernik tradisional Bali sebagai kenang-kenangan. Seluruh hasil kerajinan yang dijual di Desa Tenganan adalah buatan tangan dari para penduduk desa, sehingga Anda akan mendukung perekonomian lokal dengan membeli produk-produk ini.

Harga Tiket Masuk Desa Tenganan Bali

Harga tiket masuk ke Desa Tenganan relatif terjangkau. Pengunjung akan dikenai biaya sekitar Rp 20.000 hingga Rp 30.000 untuk dapat masuk ke dalam desa dan menikmati keindahan budaya dan arsitektur yang ditawarkan. Dengan harga tiket yang terjangkau ini, Anda akan mendapatkan pengalaman budaya dan sejarah yang berharga di desa adat tertua di Bali ini.

Desa Tenganan Bali adalah destinasi yang ideal untuk merasakan kekayaan budaya Bali yang autentik. Nikmati pesona sejarah dan keunikan budaya Desa Tenganan, saksikan kerajinan tangan yang indah, dan dukung perekonomian lokal. Rasakan keajaiban budaya di desa ini dan hadirkan kenangan tak terlupakan dalam perjalanan Anda di Pulau Bali!

photo by : detik

Categories:

One response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *