benteng fort rotterdam

Benteng Fort Rotterdam adalah salah satu destinasi wisata bersejarah yang populer di Indonesia, terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Benteng ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, yang melibatkan peran pentingnya dalam perdagangan rempah-rempah pada masa kolonial Belanda. Jika Anda tertarik untuk menjelajahi keindahan dan sejarah Benteng Fort Rotterdam, inilah panduan yang akan membantu Anda.

Wisata Benteng Ford Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam mempesona dengan pesona arsitektur kolonial Belanda yang klasik. Bangunan-bangunannya yang berwarna putih dengan atap merah bata serta pintu dan jendela berukiran menghadirkan nuansa Eropa yang kuat. Taman yang terawat di sekitar benteng menambahkan keindahan dengan pohon-pohon rindang dan tanaman hias yang indah. Dari sudut tertentu di dalam benteng, pemandangan laut yang biru membentang, menciptakan latar belakang yang memesona.

patung kuda di banteng fort rotterdam
patung kuda fort rotterdam by ig @sandrawiraningrum

Saat berkeliling di dalam benteng, pengunjung merasakan atmosfer sejarah yang kuat, sementara museum di dalamnya menyajikan artefak dan informasi sejarah yang menambah daya tarik tempat ini. Kombinasi antara arsitektur bersejarah, alam yang asri, dan aura sejarah menjadikan Fort Rotterdam sebagai tempat yang menawan untuk dieksplorasi dan dinikmati saat berada di Makassar.

Nama Gubernur Jenderal yang memberikan nama “Rotterdam” kepada benteng Fort Rotterdam adalah Jenderal Gubernur Johannes van den Bosch. Ia memberikan nama tersebut untuk menghormati kota pelabuhan Rotterdam di Belanda. Benteng tersebut terletak di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Benteng Fort Rotterdam didirikan di dekat pantai karena lokasi pesisir memberikan beberapa keuntungan strategis bagi benteng ini. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Fort Rotterdam didirikan di dekat pantai:

  1. Pertahanan Maritim: Salah satu tujuan utama dari Fort Rotterdam adalah untuk melindungi wilayah kolonial Belanda di Sulawesi (terutama Makassar) dari serangan musuh, terutama serangan laut. Dengan mendirikan benteng di dekat pantai, mereka dapat dengan lebih efektif mengawasi dan mengendalikan lalu lintas kapal di perairan sekitar Makassar. Hal ini membantu dalam mendeteksi dan menghadapi ancaman yang datang dari laut.
  2. Akses ke Pelabuhan: Pantai dekat Fort Rotterdam juga memberikan akses yang mudah ke pelabuhan, yang merupakan jantung perdagangan dan transportasi pada masa itu. Hal ini memungkinkan Belanda untuk mengontrol perdagangan yang melalui pelabuhan Makassar dan menjaga kendali atas rute perdagangan penting di wilayah tersebut.
  3. Kemudahan Logistik: Pantai yang dekat memudahkan pengiriman pasokan dan peralatan militer ke benteng. Ini sangat penting untuk menjaga benteng tetap kuat dan berfungsi sebagai pusat administrasi dan pemerintahan Belanda di wilayah tersebut.
penampakan foto dari dalam benteng fort rotterdam
pemandangan benteng dari dalam by ig @sandrawiraningrum

Benteng Fort Rotterdam bukanlah peninggalan kerajaan, melainkan merupakan bangunan peninggalan kolonial Belanda di Indonesia. Pada awalnya, benteng ini dikenal sebagai Benteng Ujung Pandang, dan kemudian berganti nama menjadi Fort Rotterdam setelah nama Kota Makassar diganti menjadi “Ujung Pandang” oleh pemerintah kolonial Belanda. Benteng ini awalnya dibangun oleh Belanda pada abad ke-17 sebagai benteng pertahanan mereka di wilayah Sulawesi, yang mereka kuasai pada masa itu.

Sebagai peninggalan kolonial, Fort Rotterdam memiliki nilai sejarah dan arsitektural yang penting, dan saat ini menjadi objek wisata yang menarik di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Dalam kunjungan ke benteng ini, pengunjung dapat melihat struktur bangunan, merasakan atmosfer sejarah, dan belajar lebih banyak tentang masa lalu kolonial Belanda di wilayah tersebut.

baca juga: Mitos Candi Borobudur Dan Memahami Legenda Di Balik Keajaiban Sejarah

Lokasi dan Akses Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam terletak di Jalan Ujung Pandang No. 1, Makassar. Dari pusat kota, Anda dapat menggunakan transportasi umum seperti taksi atau angkutan kota untuk mencapai lokasi ini. Jaraknya sekitar 5 kilometer dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan baik lokal maupun internasional.

Harga Tiket Masuk Benteng Fort Rotterdam

Untuk menikmati keindahan dan sejarah di dalam Benteng Fort Rotterdam, Anda perlu membeli tiket masuk. Harga tiket masuk yang biasanya berlaku adalah sekitar Rp 20.000 untuk wisatawan domestik, dan Rp 50.000 untuk wisatawan mancanegara. Harga tiket ini dapat berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan Anda memeriksa harga terbaru sebelum berkunjung.

Fasilitas Wisata

lapangan di fort rotterdam
pemandangan luar benteng by ig @sandrawiraningrum

Benteng Fort Rotterdam memiliki berbagai fasilitas yang akan membuat kunjungan Anda lebih nyaman dan menyenangkan. Beberapa fasilitas yang tersedia di sini antara lain:

  • Area parkir: Anda dapat memarkir kendaraan di area parkir yang tersedia di sekitar Benteng Fort Rotterdam.
  • Toilet: Toilet umum tersedia di beberapa titik di dalam kompleks Benteng Fort Rotterdam.
  • Area istirahat: Ada beberapa area istirahat dengan kursi dan meja di dalam benteng yang dapat Anda gunakan untuk istirahat sejenak.
  • Warung makanan: Anda dapat menemukan warung makanan tradisional di sekitar Benteng Fort Rotterdam, sehingga Anda dapat mencicipi makanan khas Makassar setelah berkeliling.

baca juga: 10 Pantai Indah di Kalimantan, Lengkap dengan Harga Tiketnya

Menjelajahi Keindahan Benteng Fort Rotterdam

jendela fort rotterdam
jendela benteng fort rotterdam by ig @sandrawiraningrum

Setelah memasuki Benteng Fort Rotterdam, Anda akan merasakan atmosfer sejarah yang kental. Anda dapat menjelajahi area ini dengan berjalan kaki, melihat struktur bangunan dan artefak bersejarah yang masih lestari. Terdapat museum di dalam benteng yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah yang menarik, seperti senjata, lukisan, dan benda-benda lain yang berkaitan dengan sejarah Kota Makassar.

Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi Taman Purbakala, yang terletak di dalam kompleks Benteng Fort Rotterdam. Di taman ini, Anda akan menemukan replika rumah tradisional Bugis-Makassar yang menarik untuk dijelajahi. Selama menjelajah, Anda juga dapat mengambil gambar di beberapa sudut yang indah, seperti halaman hijau yang asri dan pemandangan laut yang memukau.

Pengalaman Budaya di Benteng Fort Rotterdam

Selain menikmati keindahan arsitektur dan sejarah, Benteng Fort Rotterdam juga merupakan tempat yang ideal untuk merasakan kebudayaan Sulawesi Selatan. Di sini, Anda dapat menyaksikan pertunjukan tari tradisional, seperti tari Sajojo dan tari Padduppa. Juga, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba kostum tradisional dan berfoto di dalam benteng, untuk merasakan pengalaman budaya yang lebih autentik.

Tips untuk Kunjungan

  • Sebaiknya kunjungi Benteng Fort Rotterdam pada pagi hari untuk menghindari keramaian dan mendapatkan pengalaman yang lebih tenang.
  • Jangan lupa membawa perlengkapan yang diperlukan seperti topi, kacamata hitam, dan tabir surya, karena area ini cukup terbuka dan terkena sinar matahari.
  • Pastikan Anda membawa kamera atau smartphone untuk mengabadikan momen indah selama kunjungan Anda di Benteng Fort Rotterdam.
  • Perhatikan aturan dan petunjuk yang tertera di dalam benteng, untuk menjaga kebersihan dan kelestarian situs bersejarah ini.

baca juga: Wisata Taman Sari Yogyakarta, Mistis Tapi Indah

Jadi, jika Anda menginginkan pengalaman wisata yang unik dengan nuansa sejarah, Benteng Fort Rotterdam adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi. Harga tiket masuk yang terjangkau, fasilitas yang lengkap, dan lokasinya yang mudah diakses membuat Benteng Fort Rotterdam menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di Sulawesi Selatan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan dan sejarah di balik tembok-tembok Benteng Fort Rotterdam yang megah.

cover image by IG @asti_anas.tasya

Categories:

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *